Tabel Periodik Unsur

Ketuk unsur untuk melihat nama, lambang, massa atom relatif, golongan, dan konfigurasi elektron (nomor 1–92). Cari lewat nomor atom, lambang, atau nama, berlatih dengan menyembunyikan nama, atau cetak tabel kosong.

Gunakan tombol panah untuk berpindah antarkotak, Enter untuk melihat detail, dan Esc untuk menutup.

57–71 lantanida 89–103 aktinida

Pilih unsur untuk melihat nama, massa atom, dan konfigurasi elektronnya.

Cara membaca tabel periodik

Di setiap kotak, angka kecil di kiri atas adalah nomor atom, yaitu jumlah proton di inti atom. Huruf besar di tengah adalah lambang unsur, dan di bawahnya tertulis nama unsur. Di komputer, kotak juga menampilkan massa atom; di HP hanya nomor atom dan lambang yang terlihat, sisanya muncul saat kotak diketuk.

Kolom tegak disebut golongan dan baris mendatar disebut periode. Tabel ini memakai nomor golongan 1–18 dari IUPAC sekaligus notasi sekolah: IA–VIIIA untuk golongan utama dan IB–VIIIB untuk golongan transisi. Golongan 1 adalah IA, golongan 17 adalah VIIA, dan golongan 8, 9, serta 10 bersama-sama disebut VIIIB. Di detail setiap unsur, keduanya tertulis, misalnya “Golongan 17 (VIIA)”. Periode diberi nomor 1–7 dari atas ke bawah.

Lantanida (nomor 57–71) dan aktinida (nomor 89–103) diletakkan di dua baris di bawah tabel supaya tabel tidak terlalu lebar. Di tabel utama, kotak 57–71 dan 89–103 menandai tempat mereka di golongan 3 pada periode 6 dan 7.

Logam, nonlogam, dan metaloid

Warna mengikuti pembagian yang umum dipakai di sekolah, bukan klasifikasi resmi IUPAC. Di sini boron, silikon, germanium, arsen, antimon, dan telurium termasuk metaloid (disebut juga semilogam). Astatin diberi keterangan “Klasifikasi berbeda menurut sumber”, dan unsur nomor 104–118 diberi keterangan “Sifat belum terbukti lewat percobaan”, meski tetap memakai nama golongan sesuai letaknya.

Golongan 3–12 ditampilkan sebagai logam transisi; sebagian sumber tidak memasukkan golongan 12 (seng, kadmium, dan raksa). Hidrogen ada di golongan IA, tetapi bukan logam alkali. Setiap kategori juga punya simbol (● ○ ■ ▲ …) dan nama, jadi kamu tidak perlu mengandalkan warna saja.

Massa atom relatif dan tanda ±

Massa atom relatif (Ar) di tabel ini adalah bobot atom standar dari IUPAC: rata-rata massa isotop alami suatu unsur, dinyatakan sebagai angka relatif tanpa satuan. Angka setelah tanda ± adalah ketidakpastian, yang mencakup batas pengukuran dan perbedaan alami antarsampel.

Nilainya diambil dari tabel ringkas 2024 Komisi Kelimpahan Isotop dan Bobot Atom IUPAC (CIAAW). Karena itu argon tertulis 39,95 ± 0,16, bukan 39,948 seperti di tabel lama, dan zirkonium 91,222, nilai yang direvisi pada 2024 (sebelumnya 91,224).

Pada 14 unsur, termasuk hidrogen, karbon, dan oksigen, massa atom alami berada dalam suatu rentang, dan tabel menampilkan nilai konvensional dari IUPAC. Ada 34 unsur tanpa massa atom standar: teknesium (43), prometium (61), unsur nomor 84–89, dan semua unsur mulai nomor 93. Unsur-unsur itu tidak punya komposisi isotop yang khas di alam, jadi tabel ini tidak mengisinya dengan nomor massa sendiri.

Buku sekolah sering membulatkan nilainya, misalnya besi 56 atau 55,85. Untuk soal latihan dan ujian, pakai nilai Ar yang diberikan di soal.

Nama unsur dalam bahasa Indonesia

Nama unsur mengacu pada KBBI dan ejaan yang lazim dalam bahasa Indonesia. Beberapa unsur memakai kata asli: besi (Fe), tembaga (Cu), seng (Zn), perak (Ag), emas (Au), timah (Sn), timbal (Pb), raksa (Hg), dan belerang (S). Nama lainnya, seperti ferum, kuprum, atau sulfur, tertulis di detail sebagai “Nama lain”.

Natrium dan kalium adalah nama untuk Na dan K; sodium dan potasium juga dikenal dan bisa dicari. Ejaan bakunya aluminium, bukan alumunium, walaupun alumunium sering diketik; kolom pencarian tetap menemukannya. Begitu juga yodium (iodin), zink (seng), tungsten (wolfram), dan senon (xenon).

Konfigurasi elektron dan kulit K, L, M

Untuk unsur nomor 1–92, detail menampilkan konfigurasi elektron dalam bentuk ringkas dengan notasi gas mulia, misalnya besi [Ar] 3d⁶ 4s², serta jumlah elektron per kulit dari K sampai Q (K 2 · L 8 · M 14 · N 2).

Datanya mengikuti tabel keadaan dasar NIST. Karena itu beberapa unsur tidak mengikuti urutan pengisian sederhana: kromium 3d⁵ 4s¹ (bukan 3d⁴ 4s²) dan tembaga 3d¹⁰ 4s¹. Untuk unsur nomor 93 ke atas, konfigurasi tidak ditampilkan karena data NIST hanya sampai uranium.

Latihan hafalan dan cetak tabel kosong

Pilih “Mode latihan”, lalu “Sembunyikan nama” atau “Sembunyikan lambang” dan rentangnya (1–20, 1–36, atau semua). Kotak yang disembunyikan menampilkan “?” dan tetap memperlihatkan nomor atom; ketuk satu per satu untuk membukanya. “Buka semua” menampilkan jawaban dan “Ulangi” menyembunyikannya lagi. Tidak ada yang disimpan atau dinilai, jadi cocok untuk hafalan 20 unsur pertama.

“Cetak / simpan PDF” mencetak satu halaman A4 lanskap: tabel lengkap, atau tabel kosong yang hanya berisi nomor atom, atau nomor atom dan lambang. Jika dicetak hitam putih, simbol tiap kategori tetap membedakannya. Untuk menyimpan file PDF, pilih “Simpan sebagai PDF” di jendela cetak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Ada berapa unsur dalam tabel periodik?

Ada 118 unsur yang sudah diberi nama, dari hidrogen (1) sampai oganeson (118). Unsur 113, 115, 117, dan 118 dipastikan pada akhir 2015 sehingga periode 7 lengkap, lalu diberi nama pada 2016.

Apa saja 20 unsur pertama dan lambangnya?

Hidrogen (H), helium (He), litium (Li), berilium (Be), boron (B), karbon (C), nitrogen (N), oksigen (O), fluorin (F), neon (Ne), natrium (Na), magnesium (Mg), aluminium (Al), silikon (Si), fosfor (P), belerang (S), klorin (Cl), argon (Ar), kalium (K), dan kalsium (Ca). Pakai mode latihan dengan rentang 1–20 untuk menghafalnya.

Apa saja unsur golongan IA?

Golongan IA (golongan 1) berisi hidrogen, litium, natrium, kalium, rubidium, sesium, dan fransium. Hidrogen memang ada di golongan IA, tetapi bukan logam alkali; logam alkali adalah litium sampai fransium.

Apa bedanya golongan IA–VIIIA dengan golongan 1–18?

Keduanya menandai kolom yang sama dengan cara berbeda. Golongan A adalah golongan utama: IA dan IIA untuk golongan 1 dan 2, lalu IIIA sampai VIIIA untuk golongan 13–18. Golongan B adalah logam transisi di golongan 3–12, dengan golongan 8, 9, dan 10 bersama-sama menjadi VIIIB. IUPAC memakai nomor 1–18.

Apa arti tanda ± pada massa atom?

Itu adalah ketidakpastian nilai: besi, misalnya, bernilai 55,845 ± 0,002. Ketidakpastian mencakup batas pengukuran dan perbedaan alami antarsampel. Pada 14 unsur seperti hidrogen, IUPAC memberi rentang dan tabel menampilkan nilai konvensionalnya.

Mengapa teknesium tidak punya massa atom?

Semua isotop teknesium bersifat radioaktif dan tidak ada komposisi isotop alami yang tetap, jadi IUPAC tidak menetapkan bobot atom standar untuknya. Beberapa tabel sekolah menulis nomor massa di dalam kurung, tetapi itu bukan massa atom.

Alumunium atau aluminium, belerang atau sulfur, wolfram atau tungsten?

Ejaan baku menurut KBBI adalah aluminium; alumunium adalah bentuk tidak baku. Belerang dan sulfur sama-sama nama unsur S, begitu juga wolfram dan tungsten untuk W. Tabel ini menampilkan aluminium, belerang, dan wolfram, dan kolom pencarian menemukan semua bentuk itu.

Bisakah dicetak atau disimpan sebagai PDF, termasuk tabel kosong?

Bisa. Buka “Cetak / simpan PDF”, pilih “Tabel lengkap”, “Kosong (nomor saja)”, atau “Kosong (nomor dan lambang)”, lalu tekan “Cetak”. Hasilnya satu halaman A4 lanskap, yang juga bisa disimpan sebagai PDF lewat jendela cetak.

Apakah 18 golongan muat di HP?

Muat. Dengan HP tegak, ke-18 golongan tampil di layar, dengan nomor atom dan lambang di setiap kotak. Ketuk sebuah kotak untuk membuka detail dari bawah layar; tampilan “Daftar” menampilkan satu unsur per baris.

Sumber dan tanggal pemeriksaan

Data diperiksa pada 30 September 2026. Tabel dimuat bersama halaman: pencarian dan latihan berjalan di browser kamu, dan apa yang kamu cari tidak dikirim ke mana pun.

Nama unsur mengikuti KBBI VI Daring (Badan Bahasa) jika tercantum di sana; selebihnya memakai ejaan yang lazim dalam bahasa Indonesia.

Alat terkait